Baca artikel selengkapnya di bawah formulir Coba Gratis
Halo Farmapreneur,
Terima kasih atas ketertarikan kamu pada Farmacare! Permintaan kamu sudah diterima dan kamu akan dihubungi tim kami dalam 1x24 jam di hari kerja.
Tahap selanjutnya, kamu akan kami tawarkan untuk menjadwalkan sesi demo aplikasi (gratis). Pada sesi ini, kamu akan dijelaskan secara detail mengenai:
Setelah sesi demo selesai, kamu akan dibuatkan akun trial selama 7 hari.
Jika kamu mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi sales kami pada nomor 0812 8833 2296 (WA & Telp.)
Sampai berjumpa di sesi demo!
Salam,
Tim Farmacare
Ups, ada masalah dalam mengirimkan pesanmu. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Bingung berapa modal yang diperlukan untuk membuka usaha apotek? Cari tahu jawabannya melalui artikel ini!
Sekarang ini membangun bisnis apotek menjadi salah satu kesempatan yang sayang untuk dilewatkan karena usaha ini memiliki prospek yang menjanjikan di masa yang akan datang, apalagi jika kamu sudah mempunyai lokasi yang strategis untuk membuka toko apotek.
Namun, beberapa orang masih bimbang untuk mencoba berkecimpung di bisnis farmasi karena masih belum memahami apa saja yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan, seperti berapa modal atau biaya untuk membuka apotek.
Bagi kamu yang memiliki kendala di atas, kamu dapat membaca artikel ini untuk memahami lebih lanjut kisaran modal, biaya, dan pengeluaran yang diperlukan untuk mendirikan atau membuka apotek.
Biaya modal untuk mendirikan apotek tergantung dari seberapa besar apotek yang akan dibuka dan jenis obat yang akan dipasok. Kalau kamu berminat membuka apotek waralaba atau franchise, maka kamu perlu menyiapkan modal kurang lebih 350–460 juta.
Biasanya untuk jenis apotek waralaba, modal 350–460 juta tersebut sudah termasuk biaya operasional, pembukaan apotek, perizinan, pelatihan karyawan, fasilitas apotek, pembelian persediaan obat, dan ongkos lainnya.
Akan tetapi, modal usaha apotek waralaba terkadang belum termasuk biaya franchise fee karena pengeluaran tersebut tergantung dari kebijakan masing-masing waralaba.
Untungnya, kamu dapat membuka toko apotek kecil yang memasok obat generik dengan modal yang cukup ringan di kantong, yaitu kurang lebih 50–100 jutaan. Modal ini sudah termasuk biaya perizinan, gaji karyawan, persediaan obat, peralatan dan fasilitas apotek, serta pengeluaran lainnya.
Biaya membuka atau mendirikan apotek kecil yang ringan membuatnya dapat menjadi solusi bagi orang-orang yang baru akan merintis bisnis usaha apotek dengan modal pas-pasan.
Namun, saat kamu memutuskan untuk membuka apotek kecil yang menjual obat generik, kamu perlu fokus ke kuantitas penjualan karena harga jual obat generik yang lebih rendah dari obat paten.
Selain fokus ke kuantitas atau jumlah obat yang dapat dijual, kamu juga perlu memastikan kalau lokasi yang dipilih untuk mendirikan apotek cukup strategis, misalnya dekat dengan pemukiman atau area industri yang padat penduduk.
Setelahnya, kamu dapat mulai mengurus legalitas serta administrasi untuk membuka apotek, seperti Surat Izin Apotek (SIA), Surat Izin Apoteker (SIPA), serta izin dan rekomendasi dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).
Untuk bisa terus bersaing dengan bisnis apotek lainnya, kamu harus bisa memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen supaya para pelanggan betah membeli obat atau alat kesehatan di apotekmu.
Tentunya tiap usaha apotek memiliki modal dan biaya membuka apotek yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kamu perlu jeli dalam menyusun serta mendaftarkan apa-apa saja pengeluaran yang butuh diperhitungkan dan dimasukkan ke dalam modal.
Berikut adalah beberapa biaya mendirikan apotek yang perlu kamu perhatikan:
Kalau kamu mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan atau biaya operasional setelah membuka usaha apotek, kamu bisa memakai layanan Farmacare untuk memudahkanmu dalam mengelola apotekmu!
Referensi
All Rights Reserved | PT Jendela Akses Sehat