Baca artikel selengkapnya di bawah formulir Coba Gratis
Halo Farmapreneur,
Terima kasih atas ketertarikan kamu pada Farmacare! Permintaan kamu sudah diterima dan kamu akan dihubungi tim kami dalam 1x24 jam di hari kerja.
Tahap selanjutnya, kamu akan kami tawarkan untuk menjadwalkan sesi demo aplikasi (gratis). Pada sesi ini, kamu akan dijelaskan secara detail mengenai:
Setelah sesi demo selesai, kamu akan dibuatkan akun trial selama 7 hari.
Jika kamu mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi sales kami pada nomor 0812 8833 2296 (WA & Telp.)
Sampai berjumpa di sesi demo!
Salam,
Tim Farmacare
Ups, ada masalah dalam mengirimkan pesanmu. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Tahun 2022 hampir berakhir. Saatnya menyambut tahun baru dengan semangat dan tujuan baru yang lebih baik lagi. Ngomongin soal resolusi 2023, kira-kira apa resolusi atau target yang ingin kamu capai tahun depan? Punya cabang apotek baru? Tingkatin omzet bisnis apotek? Bisa, kok, pasti bisa! Caranya dimulai dari lakukan dulu evaluasi bisnis, lalu susun strategi baru untuk tahun depan. Berikut Farmacare spill langkah-langkahnya, simak yuk!
Kenapa, sih, evaluasi bisnis penting dilakukan? Ini cara untuk menemukan pain point dari jalannya bisnis, agar dapat segera dicarikan solusi dan tidak berkembang menjadi dampak negatif. Apa saja yang harus dievaluasi dari bisnis apotekmu?
Apakah pencatatan stok di apotek sudah akurat? Apakah setiap ada barang masuk/keluar, pembaruan stok dilakukan secara otomatis? Apakah mudah untuk mendeteksi barang hilang, expired, atau dead stock? Apakah pelanggan selalu mendapatkan barang yang mereka cari di apotekmu? Jika semua checklist sudah terpenuhi, berarti apotekmu masuk kategori baik. Namun bila tidak, masih ada hal yang harus diperbaiki tahun depan. Dimulai dengan mengupayakan pencatatan stok seakurat mungkin. Agar mudah bagi kamu memantau seluruh stok barang, serta lebih cepat mengetahui potensi kerugian.
Jangan bilang margin produk masih suka salah karena pegawai apotek lupa menyesuaikannya lagi bila ada kenaikan harga barang dari PBF? Duh, ini bahaya. Bisa-bisa profit bisnis menurun. Jadi sulit untuk maju. Coba pikirkan lagi, apakah selama ini laporan laba rugi dan omzet harian, sudah terpantau positif? Apakah kamu langsung tahu bila ada selisih? Apakah kamu sudah menyelesaikan masalah penyebab selisih? Pastikan checklist di atas terpenuhi agar omzet yang ditargetkan selalu tercapai dan semakin mudah untuk mengembangkan bisnis apotek.
Apakah pengadaan barang selama ini sudah efektif? Tolak ukur dikatakan efektif adalah ketika stok bisa berputar menjadi pendapatan bisnis yang dijadikan modal kembali untuk restock, sehingga tidak perlu nombok pakai uang pribadi. Barang yang dibeli harus benar-benar yang dibutuhkan, agar minimnya potensi terjadi dead stock, apalagi barang ED. Supaya lebih sistematis dan mencegah hambatan perputaran stok karena barang ED, pengelolaan keluar-masuk barang bisa menggunakan metode FEFO (First Expired First Out).
Selain itu, pengadaan barang yang efektif bisa dimulai dengan perencanaan menggunakan
defekta. Sudahkah kamu punya pencatatan defekta untuk pengadaan barang?
Apakah kinerja karyawan di apotek sudah sesuai SOP? Apakah kamu bisa memantaunya meski tak berada di apotek? Apakah pegawai rutin melakukan stock count maupun stock opname? Apakah pelanggan puas dengan pelayanan pegawai di apotek? Jika checklist di atas sudah terpenuhi, itu artinya apotekmu siap berkembang. Ditambah dukungan dari orang-orang profesional di internal apotek, yang bekerja penuh tanggung jawab untuk sama-sama melayani masyarakat.
Setelah melakukan evaluasi, diperlukan perbaikan agar bisnis apotek berjalan lebih baik lagi tahun depan. Bukan tidak mungkin kamu membuka tiga cabang sekaligus di 2023. Kamu bisa mewujudkannya, misal bekerja sama dengan rekan bisnis/apoteker lain untuk membuka apotek kerja sama. Kira-kira apalagi strategi pengembangan bisnis sebagai resolusi 2023?
Ini bisa dilakukan dengan menetapkan target penjualan (omzet) harian dan bulanan, mencatat seluruh transaksi jual-beli dengan terstruktur, secara berkala melakukan evaluasi dan memonitor pencapaian. Tetapkan strategi margin produk agar bisa bersaing dan juga memberi profit maksimal, misal sekitar 10% untuk obat fast moving, 10% - 20% untuk obat swamedika, dan 25% untuk obat resep. Dari segi SDM, latih pegawai apotek untuk melakukan up-sell dan cross-sell, memberi pelayanan yang maksimal – termasuk memberi alternatif pilihan produk yang tepat ke pelanggan, serta selalu berupaya mengedukasi pelanggan.
Dari segi ketersediaan produk, upayakan stok barang selalu memadai. Karena itu, pentingnya melakukan pencatatan stok yang akurat. Jangan sampai menolak pelanggan karena stok kosong, selalu jaga mutu/kualitas barang dengan baik, sampai perhatikan tata letak barang di apotek untuk meningkatkan minat pembelian.
Cara lain untuk meningkatkan penjualan agar bisnis cepat berkembang adalah menyediakan layanan delivery service. Cantumkan nomor WhatsApp di papan nama apotek agar mudah terlihat oleh masyarakat sekitar yang lalu-lalang melewati apotek. Fasilitasi pelanggan yang ingin berkonsultasi, serta membeli obat secara online melalui nomor WA tersebut. Kamu juga bisa menempatkan nomor WA di media sosial apotek untuk pelanggan dapat menikmati layanan pesan antar.
Salah satu bagian penting untuk mempermudah pengembangan bisnis adalah menciptakan jaringan bisnis. Dibutuhkan kolaborasi dengan rekan sejawat, dokter/instansi kesehatan lain untuk memperbanyak jaringan kerja sama dan membuat apotekmu mudah dikenal. Membangun relasi terkadang jadi tantangan tersendiri bagi pelaku bisnis. Namun, saat ini terbuka banyak kesempatan asal kamu jeli melihat potensinya.
Tak hanya itu, kerja sama yang baik juga harus dibangun dengan rekan
supplier/PBF agar memudahkanmu mendapat barang yang dicari dengan harga dan kualitas terbaik. Sebaiknya untuk satu produk obat, tidak hanya bergantung pada satu PBF. Agar bila stok di PBF tersebut kosong, ada PBF lain yang tetap bisa menyuplai kebutuhan apotekmu.
Operasional apotek menjadi kunci kesuksesan jalannya sebuah apotek. Agar operasional apotek dapat berjalan efektif dan efisien ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti membuat perencanaan pengadaan melalui defekta dan melakukan pencatatan stok yang akurat. Keduanya saling berhubungan untuk menjaga kualitas operasional apotek.
Defekta menjadi efektif bila pencatatan stok barang akurat dan minim selisih. Pencatatan stok menjadi akurat bila ada pembaruan otomatis setiap kali terdapat barang masuk/keluar. Selain itu, rutin melakukan
stock count dan
stock opname juga bantu membuat pencatatan stok akurat. Pengadaan barang yang efektif dan pencatatan stok yang akurat, menjadi kunci operasional apotek berjalan baik serta mampu mencapai target omzet. Dengan begitu, resolusi 2023 untuk membuat apotekmu berkembang, lebih mudah terwujud.
Sekarang mengurus operasional apotek tak perlu lagi ribet. Dengan bantuan software apotek seperti
Farmacare, kamu bisa mengelola apotek dengan cara yang lebih cerdas dan simpel. Coba buktikan sendiri dengan melakukan
Uji Coba Gratis sekarang juga!
Referensi:
Farmacare. E-Book: 5 Pilar untuk Maksimalkan Bisnis Apotek. Farmacare.id:
https://www.farmacare.id/ebook
All Rights Reserved | PT Jendela Akses Sehat