Baca artikel selengkapnya di bawah formulir Coba Gratis
Halo Farmapreneur,
Terima kasih atas ketertarikan kamu pada Farmacare! Permintaan kamu sudah diterima dan kamu akan dihubungi tim kami dalam 1x24 jam di hari kerja.
Tahap selanjutnya, kamu akan kami tawarkan untuk menjadwalkan sesi demo aplikasi (gratis). Pada sesi ini, kamu akan dijelaskan secara detail mengenai:
Setelah sesi demo selesai, kamu akan dibuatkan akun trial selama 7 hari.
Jika kamu mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi sales kami pada nomor 0812 8833 2296 (WA & Telp.)
Sampai berjumpa di sesi demo!
Salam,
Tim Farmacare
Ups, ada masalah dalam mengirimkan pesanmu. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Tahun telah berganti, saatnya tumbuhkan semangat baru untuk bikin bisnis makin maju. Siapa yang nggak mau, omset bisnisnya terus naik di 2023?
Potensinya jelas ada. Natali Ardianto, CEO Lifepack & Jovee dilansir dari beritasatu.com mengungkap bahwa industri farmasi di Indonesia adalah salah satu industri dengan pertumbuhan sangat cepat di ASEAN.
Nilai industri farmasi nasional mencapai sekitar Rp90 - 95 triliun di tahun 2021, yang tumbuh 10,81% dari tahun sebelumnya karena kesehatan menjadi kebutuhan utama masyarakat. Lalu, ada
kok cara menaikkan omset apotek yang bisa kamu lakukan. Ini dia ulasannya dari Farmacare!
Apa sih branding? Ya, branding diartikan sebagai aktivitas pencitraan agar sebuah merek ataupun seseorang terlihat berbeda dari yang lain. Tujuan dari aktivitas branding jelas untuk menumbuhkan trust, reputasi, dan loyalitas konsumen. Mereka akan bantu memasarkan apotekmu dari mulut ke mulut.
Marketing dilakukan sebagai upaya meningkatkan brand awareness yang akan menunjang pertumbuhan sales. Strategi marketing yang bisa dilakukan apotek, seperti:
Tren marketing 2023 akan ramai dengan konten-konten buatan pengguna (konsumen). Kontennya bisa berupa ulasan pengalaman konsumen saat datang ke apotek dan membeli suatu produk. Setiap pegawai apotek bisa meminta konsumen memberi ulasan seputar pelayanan yang diberikan atau tentang produk-produk yang dijual apotek, lewat media sosial/google business. Beri diskon untuk setiap ulasan yang mereka berikan.
Konten media sosial menjadi hal wajib dalam strategi marketing di 2023. Tak hanya untuk menginformasikan promo diskon, kamu juga bisa berbagi insight menarik seputar kesehatan dan sediaan farmasi ke konsumen sebagai upaya soft selling. Konten media sosial berupa video singkat juga sedang diminati. Tak ada salahnya kamu coba membuat konten video singkat untuk mendapat interaksi yang sepadan.
Tren marketing selanjutnya berkaitan dengan cara apotek memperoleh data konsumen untuk keperluan promosi, meningkatkan interaksi (engagement), sehingga memudahkan kamu mengambil keputusan bisnis. Kumpulkan data konsumen secara kreatif dan mandiri, misal menggunakan survei, pengisian form, dan pastikan data konsumen yang dikolektif sudah seizin mereka.
Kegiatan sosial merupakan cara menunjukkan simpati ke masyarakat agar mereka lebih respect terhadap usahamu. Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan, seperti membagi makanan gratis setiap minggu/bulan, memberi konsultasi gratis seputar penggunaan obat, cek gula darah dan tensi gratis (bekerja sama dengan praktisi kesehatan lain).
Jika apotek punya USP (Unique Selling Point) yang dibutuhkan/dicari konsumen, mereka tak ragu untuk datang kembali. Selain itu, pegawai apotek diharapkan punya kemampuan untuk melakukan up selling ataupun cross selling.
Ciptakan kebutuhan lain untuk tujuan menunjang kesehatan masyarakat dengan melakukan up selling. Tawarkan produk lain seperti vitamin, masker untuk menambah nilai pembelian konsumen. Sedangkan, bila konsumen mencari produk yang sedang tidak tersedia di apotek, kamu bisa mengarahkan mereka untuk membeli produk lain yang punya bahan aktif/khasiat sama, dan tersedia di apotek (cross selling).
Terlebih saat muncul isu obat sirup yang mempengaruhi penjualan di apotek. Ketika ada konsumen datang mencari obat sirup yang belum dinyatakan aman, kamu bisa menawarkan mereka produk lain yang punya khasiat sama, dan tentu sudah dijamin aman. Sekalian beri edukasi ke konsumen seputar
daftar obat sirup apa saja yang sudah boleh dikonsumsi, agar mereka punya keputusan pembelian yang tepat.
Meski harus meningkatkan penjualan, pegawai/pemilik apotek tetap harus mengutamakan etika profesinya. Jangan sampai merugikan konsumen yang membuat bisnis apotek jadi tidak sehat. Kamu punya kewajiban memenuhi hak masyarakat untuk hidup sehat. Cara mendorong penjualan di apotek sambil tetap menjaga etika profesi bisa dilakukan dengan fokus menjual produk-produk yang bisa di-push penjualannya, dan tonjolkan manfaat mengonsumsi produk-produk tersebut untuk membuat konsumen tertarik dan memperoleh informasi yang berguna.
Era digital membuat teknologi terbukti mampu mempermudah kehidupan manusia. Berlaku juga dalam bisnis apotek. Kamu bisa memanfaatkan software apotek untuk bantu mendongkrak angka penjualan di apotek. Kok bisa? Ya, software apotek membuatmu bisa memiliki manajemen stok yang akurat, guna mengurangi risiko kehabisan stok ataupun dead stock. Selain itu, terdapat kartu stok digital yang memudahkan pencarianmu saat sedang melayani/memberi rekomendasi obat kepada pasien/pelanggan.
Seperti di
Farmacare, juga ada tambahan fitur FEFO yang membantu kamu dapat menjual lebih dulu barang hampir ED. Ditambah fitur defekta yang bantu pengadaan obat di apotek jadi lebih efektif dan efisien. Semua keunggulan itu, bisa kamu dapatkan dengan mendaftar
Uji Coba Gratis sekarang juga!
Referensi
Mardiana Makmun. 6 Maret 2021. Industri Farmasi Online Masih Tumbuh Pesat pada 2021. Beritasatu.com: https://bit.ly/3WJxBiX
Farmacare ID. 20 Desember 2022. Simpang Siur Sirup: Cara Mengembalikan Omzet dan Kepercayaan Masyarakat. Youtube.com: https://bit.ly/3QbnHnL
Alisatul Aini. 1 November 2022. 10 Tren Marketing 2023 yang Marketer Wajib Tahu. Glints.com (Blog): https://bit.ly/3i9UixC
Gifari Zakawali. 30 Desember 2022. 9 Prediksi Tren Marketing 2023, Bisnis Dijamin Laris!. Store.sirclo.com (Blog): https://bit.ly/3Z8s6fh
All Rights Reserved | PT Jendela Akses Sehat