Baca artikel selengkapnya di bawah formulir Coba Gratis
Halo Farmapreneur,
Terima kasih atas ketertarikan kamu pada Farmacare! Permintaan kamu sudah diterima dan kamu akan dihubungi tim kami dalam 1x24 jam di hari kerja.
Tahap selanjutnya, kamu akan kami tawarkan untuk menjadwalkan sesi demo aplikasi (gratis). Pada sesi ini, kamu akan dijelaskan secara detail mengenai:
Setelah sesi demo selesai, kamu akan dibuatkan akun trial selama 7 hari.
Jika kamu mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi sales kami pada nomor 0812 8833 2296 (WA & Telp.)
Sampai berjumpa di sesi demo!
Salam,
Tim Farmacare
Ups, ada masalah dalam mengirimkan pesanmu. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Swamedikasi di apotek dipilih masyarakat sebagai solusi pengobatan mandiri untuk penyakit ringan yang mudah dan murah. Saat melakukan swamedikasi, masyarakat akan datang ke apotek meminta rekomendasi obat yang tepat kepada apoteker.
Namun, berdasarkan hasil observasi tim Farmacare menunjukkan bahwa lebih dari 60% konsumen yang datang ke apotek sudah memiliki rencana pembelian merk obat tertentu. Bahkan, mereka sampai membawa kemasan obat untuk ditunjukkan ke pegawai apotek.
Mereka menjadi fanatik dengan merk obat tertentu, tanpa benar-benar tahu karakteristik obat yang diminta. Tidak semua merk obat yang diminta konsumen sebenarnya cocok dengan kondisi kesehatan mereka. Lalu, apa pilihan obat terbaik untuk pelanggan yang datang ke apotek misal dengan keluhan nyeri?
Ini dia beberapa rekomendasi merk obat pereda nyeri yang bisa kamu rekomendasikan ke pelanggan, sesuai hasil survei terhadap
500 apoteker dan
tenaga teknis kefarmasian (TTK) di Indonesia. Hasil survei Farmacare berikut bisa kamu unduh secara gratis melalui
E-Book: Panduan Swamedikasi
di sini!
Sebelum merekomendasikan obat, ada baiknya peran apoteker di apotek mengenali dulu gejala yang dialami pasien. Nyeri adalah kondisi yang timbul ketika ada jaringan tubuh yang rusak. Indikasi nyeri sendiri ada banyak, seperti nyeri demam, nyeri lambung, nyeri luka luar, nyeri haid sampai sakit gigi dan sariawan.
Swamedikasi di apotek hanya boleh untuk mengatasi penyakit nyeri skala ringan, yang ditandai adanya rasa tidak nyaman, tapi tidak begitu mengganggu aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan hasil survei Farmacare, terdapat berbagai merk obat yang direkomendasikan apoteker/TTK di apotek untuk meredakan indikasi nyeri. Merk obat dengan persentase lebih tinggi, artinya yang paling sering direkomendasikan. Yuk, simak ulasannya berikut!
Pada obat pereda nyeri demam, bahan aktif utama yang terkandung di dalamnya adalah parasetamol. Batas aman penggunaan parasetamol berada di bawah 4.000 mg per hari. Pasien harus mendapat edukasi yang tepat agar penggunaan obat sesuai dosis dan waktu minum obat yang benar. Lalu, jika gejala nyeri demam tidak kunjung sembuh dalam 2 - 3 hari, anjurkan pasien untuk berkonsultasi langsung ke dokter.
Parasetamol Dewasa | Parasetamol Anak-Anak |
---|---|
Sanmol (50%) | Sanmol (44%) |
Panadol (15%) | Tempra (25%) |
Pamol (9%) | Proris (8%) |
Sumagesic (6%) | Praxion (7%) |
Termorex (5%) |
Sakit Kepala Dewasa | Kompres Demam Anak | Permen Vitamin Anak |
---|---|---|
Panadol Extra (52%) | Bye-Bye Fever (81%) | Sakatonik ABC Gummy (28%) |
Bodrex Extra (23%) | Kool Fever (13%) | Fitkom (26%) |
Paramex SK (13%) | Pure Kids Fever Free (4%) | Egoji (16%) |
Oskadon (5%) | Marine Gummy (11%) |
Nyeri lambung adalah salah satu penyakit saluran pencernaan ketika kondisi asam lambung naik ke kerongkongan. Gejala nyeri yang terasa pada ulu hati dengan frekuensi lebih dari dua kali seminggu bisa diobati dengan antasida yang berfungsi menetralkan asam lambung dengan menghambat pepsin.
Antasida sendiri tersedia dalam bentuk tablet dan cair, yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Atau, kamu bisa mengedukasi pasien tentang perbedaan keduanya. Bentuk cair lebih cepat bekerja, sedangkan bentuk tablet lebih stabil dan bisa disimpan lebih lama.
Baca juga:
Apa Itu Substitusi Obat? Tips Efektif Melakukannya di Apotek
Antasida |
---|
Promag (24%) |
Polysilane (23%) |
Mylanta (15%) |
Plantacid (10%) |
Anti Kembung (Non Antasida) | Diare | Probiotik |
---|---|---|
Promag Herbal (36%) | Diatabs (37%) | Lacto-B (60%) |
Disflatyl (28%) | Entrostop (27%) | L-Bio (30%) |
Enzymplex (24%) | Diapet (15%) | |
Esemag (11%) | Guanistrep (9%) |
Luka luar biasa dialami pasien karena terjatuh atau terkena benda tajam, yang skala lukanya ringan (tidak perlu tindakan dokter seperti jahit luka, atau lainnya).
Salep Luka |
---|
Betadine Solution (29% |
Betadine Salep (23%) |
Dermatix Ultra (14%) |
Hansaplast Salep (13%) |
Pembersih Luka | Plester Luka | Memar |
---|---|---|
Rivanol (68%) | Hansaplast (57%) | Thrombophob Gel (86%) |
Dettol Antiseptic Liquid (23%) | Hypafix (19%) | Zam-Buk (9%) |
Ultrafix (7%) |
Nyeri haid adalah sensasi nyeri kram perut sebelum dan selama periode menstruasi. Nyeri haid terbagi menjadi dua jenis, yaitu primer dan sekunder. Nyeri haid primer merupakan nyeri haid berulang yang tidak disebabkan oleh penyakit. Sedangkan, nyeri haid sekunder adalah nyeri haid yang disebabkan karena adanya infeksi pada organ reproduksi wanita.
Untuk mengetahuinya, pasien wajib melakukan pemeriksaan lebih dulu ke dokter. Jika memang tidak ada infeksi penyebab nyeri haid dan rasa nyeri di skala ringan, pasien boleh melakukan pengobatan mandiri dengan meminum obat dari apotek.
Baca juga:
Apa Peran Apoteker di Apotek dalam Melakukan Edukasi Swamedikasi?
Nyeri Haid |
---|
Feminax (66%) |
Kiranti Herbal (19%) |
i-Free Pads (7%) |
Pelancar Haid | Suplemen Anemia |
---|---|
EM Kapsul (55%) | Sangobion (76%) |
Pil Tuntas (36%) | Tonikum Bayer (8%) |
Menses (8%) | Hemobion (5%) |
Gejala nyeri pada rongga mulut, baik itu yang disebabkan oleh sakit gigi atau sariawan, punya penanganan dan rekomendasi obat berbeda. Penyebab sakit gigi biasanya karena ada kerusakan pada gigi. Bakteri yang hidup di mulut, jika tidak rajin dibersihkan dapat merusak gigi.
Ingatkan pasien untuk tetap berkonsultasi ke dokter bila nyeri yang dirasakan sudah sangat mengganggu. Bisa saja sakit gigi tidak akan hilang hanya dengan swamedikasi, namun membutuhkan tindakan dokter.
Lalu, gigi yang keropos atau patah juga dapat menggores rongga mulut bagian dalam dan menyebabkan sariawan. Kira-kira merk obat apa yang sering direkomendasikan untuk kedua penyakit ini?
Sakit Gigi | Sariawan |
---|---|
Cap Burung Kakak Tua (51%) | Enkasari (30%) |
Dentasol (31%) | Aloclair Plus Spray (24%) |
Orodent (7%) | Kuldon (18%) |
Gentian Violet (14%) |
Swamedikasi menjadi solusi bagi pasien untuk mendapat obat yang tepat guna, tepat dosis, dan tepat kualitas. Dengan datang ke apotek, pasien bisa mendapat edukasi yang jelas seputar penggunaan obat, sekaligus kualitas obat lebih terjamin. Sehingga mereka terhindar dari praktik penjualan obat online ilegal.
Namun, kondisi
demand
obat di tiap apotek bisa berbeda. Sebaiknya selain menggunakan data trend dari survey, apotek juga mempunyai data historikal penjualan yang bisa dijadikan
forecasting
untuk merencanakan pengadaan selanjutnya. Di Farmacare, terdapat fitur defekta yang bisa membantu merekomendasikan minimum stok, prioritas pareto, dan rata rata penjualan berdasarkan data penjualan sebelumnya. Selengkapnya bisa dilihat di video ini:
Yuk, mulai gunakan aplikasi Farmacare dengan daftar Uji Coba Gratis sekarang juga. Jangan sampai nanti menyesal, lho!
All Rights Reserved | PT Jendela Akses Sehat